menuju asteroid metal, , batal meluncur ke luar angkasa malam ini, Kamis (12/10) pukul 21.16 WIB. Cuaca jadi biangnya.
“NASA juga SpaceX memundurkan peluncuran misi Psyche pada 12 Oktober lantaran kondisi cuaca yang digunakan digunakan tidaklah mendukung,” demikian dikutip dari pernyataan Badan Penerbangan kemudian Antariksa Amerika Serikat (NASA) di situs blog Psyche.
“NASA lalu SpaceX pada saat ini menargetkan peluncuran pada pukul 10:19 EDT (21.19 WIB) pada Jumat, 13 Oktober, dari Launch Complex 39A dalam area Kennedy Space Center pada Florida,” lanjut keterangan itu.
<! s: parallax > <! e: parallax >
Peluncuran ini direncanakan digelar secara langsung mulai 09.15 EDT (20.15 WIB) pada saluran TV NASA. Siaran peluncuran juga dapat jadi dipantau pada kanal YouTube, X, Facebook, Twitch, Daily Motion, aplikasi NASA, lalu situs NASA.
Sebelumnya, NASA menjadwalkan peluncuran misi Psyche menuju asteroid 16 Psyche pada Kamis (12/10) pukul 10.16 EDT atau 21.16 WIB.
Pesawat antariksa ini akan datang diangkut ke luar angkasa dengan menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy dari Launch Complex 39A pada Kennedy Space Center NASA pada Florida, AS.
Wahana antariksa ini dijadwalkan bakal menempuh perjalanan sejauh 3,5 miliar km.
Beberapa jam sebelum peluncuran, NASA menyebut semua sistem sudah siap menuntut misi ini ke asteroid metal.
“Tim sudah bekerja tanpa lelah untuk mempersiapkan pesawat ruang angkasa untuk perjalanannya menuju asteroid yang hal itu unik,” kata Henry Stone, manajer proyek Psyche pada Jet Propulsion Laboratory NASA di tempat tempat California Selatan, dalam pernyataannya.
“Semua sistem pesawat ruang angkasa, instrumen sains, juga perangkat lunak sudah pernah dikerjakan terintegrasi juga juga diuji secara ekstensif, juga pesawat ruang angkasa yang sepenuhnya dikonfigurasi untuk penerbangan,” imbuhnya.
Wahana antariksa ini akan menggunakan instrumen sains yang tersebut yang disebut dimilikinya untuk mempelajari lebih lanjut banyak lanjut tentang asteroid yang mana mana kaya akan logam dalam dalam bagian paling ujung dari sabuk asteroid utama antara Mars serta Jupiter.
Asteroid ini sendiri tambahan tinggi dari sekadar batu antariksa biasa. Kemungkinan besar, asteroid ini merupakan inti logam dari sebuah planet yang digunakan digunakan masih hidup juga lapisan luarnya terkikis sejak lama.
Jika hipotesis ini benar, 16 Psyche berpotensi menawarkan cara baru yang dimaksud hal itu menarik untuk mempelajari inti planet Bumi. Hal ini lantaran keduanya diperkirakan miliki komposisi logam yang digunakan serupa, miliki kombinasi besi serta nikel.
“Gagasan lainnya adalah bahwa Psyche adalah sejenis benda purba yang tersebut digunakan belum meleleh, yang digunakan mana pada dasarnya terbentuk dari bahan-bahan pertama dalam dalam tata surya yang dimaksud menyatu di dalam dalam bawah gravitasi, yang dimaksud diawetkan dalam kondisi purba sejak saat itu,” kata Ben Weiss, duta peneliti utama misi Psyche.
NASA pun meyakini dengan mempelajari asteroid Psyche mampu memberi tahu manusia lebih lanjut besar banyak tentang asal-usul tata surya.
<! s:banner newstag > <! e:banner newstag > <! s:fokus > <! e:fokus >

