Jakarta – Akhir-akhir ini, film dokumenter Dear Jinri tengah menjadi perbincangan publik. Film garapan sutradara Jung Yoon-suk itu dibuat berdasarkan wawancara terakhir dengan mendiang idol K-pop, Sulli.
Judul Dear Jinri sendiri diambil dari nama asli Sulli, Choi Jin-ri. Film itu tayang minggu lalu secara perdana di dalam dalam Busan International Film Festival (BIFF) 2023. Dokumenter itu menampilkan wawancara terakhir Sulli sebelum menghentikan usia secara tragis pada usia 25 tahun.
Seperti yang dimaksud dinyatakan dalam kredit pembukaan film tersebut, wawancara yang digunakan digunakan panjang direkam sesaat sebelum Sulli meninggal. Ini menjadi satu-satunya referensi yang dimaksud mana dibuat untuk kematian mendadak Sulli dikarenakan bunuh diri pada 14 Oktober 2019.
Lahir di dalam dalam Busan, Korea Selatan, Sulli menjadi terkenal sebagai aktris cilik sebelum terpilih sebagai anggota girl band K-pop beranggotakan lima orang yakni f(x).
Sulli terus mengejar karir film, mendapatkan peran penting dalam The Pirates juga Fashion King, keduanya dirilis pada tahun 2014. Karena kelelahan mental kemudian fisik, dia mengambil jeda dari f(x) juga memutuskan tiada bergabung lagi dengan grup tersebut.
Selama hidup, Sulli kerap mendapatkan komentar jahat dari warganet mulai dari cara berpakaian, karier, hingga perjalanan cintanya dengan rapper Dynamic Duo Choiza.
Terlepas dari semua ini, ia menjadi pendukung feminis yang mana blak-blakan di dalam area media sosial. Ia dengan lantang menyatakan dukungan untuk perempuan yang hal itu dipaksa menjadi budak seksual oleh militer Jepang selama perang dunia kedua lewat gerakan tanpa bra lalu lainnya.
Tragisnya, perjuangan Sulli melawan depresi berakhir mengerikan ketika dia gantung diri di area dalam rumahnya.

