Apakah Olahraga Ketika Haid Dilarang?

Apakah Olahraga Ketika Haid Dilarang?

Ketika sedang haid, para wanita lebih menghindari olahraga dan lebih banyak melakukan aktifitas yang ringan. Pada beberapa kasus, ada wanita yang ketika haid akan merasakan lebih sakit dan volume darah yang keluar pun lebih banyak, makanya mereka menghindari kegiatan yang berat seperti berolahraga. Lalu sebenarnya apakah olahraga ketika haid itu dilarang?

Saat Haid Diajurkan Berolahraga

Pernyataan bahwa berolahraga saat haid akan memperparah nyeri haid adalah hal yang harus diluruskan. Karena ternyata ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika berolahrgaa di saat menstruasi. Berikut manfaat berolahraga ketika haid :

  1. Dilihat dari sisi medis, berolahraga saat haid akan membantu pelepasan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami sehingga sebenarnya berolahraga akan mengurangi nyeri ketika haid.
  2. Tidak hanya itu, hormon endorfin sendiri akan menimbulkan perasaan nyaman dan senang. Ada sebuah penelitian bahwa tetap bergerak aktif bisa membantu menyeimbangkan suasana hati selama menstruasi. Selama menstruasi, kadar hormon estrogen akan menurun sehingga akan membuat kamu merasa sedih, marah, depresi, atau mood swing ketika haid. 
  3. Olahraga ketika haid juga akan memmberikan manfaat lainnya seperti membuat siklus haid akan lebih pendek, aliran darah haid tidak deras, dan akan meringankan keluhan seperti mudah lelah dan keram. 

Nah, dengan adanya informasi ini, dapat disimpulkan bahwa berolahraga ketika haid boleh saja dilakukan dan malah dianjurkan. Namun, tentu saja sebaiknya memang hindari olahraga yang terlalu berlebihan. Beberapa olahraga yang dianjurkan saat menstruasi  adalah:

  • Berjalan kaki. Tidak hanya dapat membantu meredakan nyeri, jalan kaki juga bisa membantu untuk mengurangi stress, menurunkan berat badan, dan meningkatkan daya tahan pada tubuh, mencegah diabetes, dan membantu untuk mencegah osteoporosis. Apabila bosan ketika berjalan kaki, bisa juga berlari agar lebih semangat dan memacu adrenalin. 
  • Yoga. Olahraga yang satu ini bisa membantu tubuh dan pikiran lebih rileks. Ada beberapa gerakan yang bisa kamu hindari ketika haid yaitu gerakan sikap lilim, postur kepala di kaki dan postur kaki di kepala. Gerakan-gerakan ini dapat memicu volume darah menstruasi yang keluar.

Apabila kamu belum terbiasa berolahraga, bisa dimulai dengan berjalan kaki. Tidak hanya itu, kamu busa melakukan olahraga yang kamu suka setidaknya 30 menit setiap harinya. Pastikan juga kondisi tubuhmu sedang fit ketika berolahraga walaupun sedang haid. Selain itu, agar lebih nyaman saat berolahraga, sebaiknya gunakan pembalut Laurier X-tra Maxi atau pembalut celana wanita yang dapat menampung haid dengan volume yang lebih deras. Sehingga kamu akan merasa nyaman dan aman, karena tidak mudah bocor selama berolahraga.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *